New Templates

Sabtu, 08 Oktober 2011

Chester Bennington dioperasi

Seharusnya, Linkin Park dijadwalkan menutup tur panjang 'A Thousand Suns' di Florida tanggal 16 Oktober nanti. Sayangnya, kondisi kesehatan Chester Bennington sepertinya tak memungkinkan. Terpaksa para fans yang sudah berharap melihat Chester dan kawan-kawan harus sedikit kecewa.
Seperti diberitakan Contact Music, Chester Bennington harus menjalani operasi bahu dan tak mungkin ia bisa tampil di DeLuna Fest di Florida, 16 Oktober nanti. Ini bukan kejadian mendadak. Chester Bennington sebenarnya sudah menahan sakit cukup lama. Chester sempat menunda perawatan karena turnya di Asia yang belum tuntas. Kini sepertinya dokter sudah tak mau m

emberi kelonggaran lagi pada vokalis bersuara lantang ini.
"Sebenarnya kami sangat ingin tampil di jadwal terakhir kami bersama para fans di Florida namun Chester sudah diminta dokter untuk segera menjalani operasi bahu sebagai akibat dari luka yang ia derita selama tur kami di Asia beberapa waktu yang lalu," tulis band ini di situs resmi mereka.
Sejak awal September lalu Chester Bennington, Mike Shinoda, Brad Delson, Dave Farrell, Joe Hahn, dan Rob Bourdon memang berada di Asia dalam rangkaian tur 'A Thousand Suns' mereka. Setelah Hong Kong, Korea, Jepang, dan Taiwan, Linkin Park sempat berkunjung ke Indonesia sebelum akhirnya terbang ke Thailand dan Singapura.
Read more »

Mike Shinoda Wawancara dengan The Nation

Seperti Linkin Park menunjukkan 23 September di Bangkok, Thailand semakin dekat, Thailand, Inggris situs berita The Nation telah diposting sebuah wawancara mereka baru-baru dilakukan dengan Mike Shinoda. Dalam wawancara Mike lagi ditanya tentang album kelima tentatif Linkin Park di mana ia menjawab bahwa ia masih belum yakin apa itu akan terdengar seperti. Mike juga enggan untuk memperkirakan tanggal rilis. Selain musik baru ia juga kembali ditanya tentang masa depan proyek sampingan nya Fort Minor antara lain. Inilah bagian pertama dari wawancara:

Apa yang kalian sampai sekarang?

"Sekarang, aku senang bisa tur di Asia sekali lagi Setelah tur ini, kami akan kembali ke rumah untuk melanjutkan pekerjaan pada sebuah album baru.!"

Kapan kita akan mendengarnya?

"Saya tidak yakin saat ini yang berikutnya akan keluar dua album terakhir kami mengambil lebih dari satu setiap tahun untuk membuat.. Itulah mengapa penting bagi kita untuk tetap fokus pada yang baru."

Apa album ini akan terdengar seperti?

"Saya tidak tahu Bisa apa saja pada titik ini.! Banyak orang bertanya apa materi baru terdengar seperti saat ini, dan saya pikir mencoba untuk menjelaskan itu mungkin kesalahan. Apa yang orang lain tidak menyadari adalah bahwa, dengan proses album yang memakan waktu lebih dari setahun, musik mengambil banyak liku-liku selama pembuatan album Jadi meskipun saya mungkin memberikan deskripsi super-akurat dari apa yang terdengar seperti hal sekarang ini, segalanya bisa berubah dalam dua minggu.. "

Bagaimana Anda hip-hop kolaborasi, Fort Minor?

"Saya memiliki banyak menyenangkan membuatnya. Fans dari itu adalah sangat vokal, dan aku tahu mereka akan senang untuk mendengar satu sama lain. Saat ini saya hanya bekerja pada hal-hal Linkin Park, sehingga tidak ada Kecil Fort dalam waktu dekat."

Bagaimana Anda terlibat dalam musik?

"Saya dibesarkan bermain piano klasik dan mendengarkan musik rap saya belajar gitar dari teman-teman, dan akhirnya memulai band ini dalam upaya untuk mesh bersama-sama semua suara saya suka mendengarkan -. Alternatif, hip-hop, elektronik, gelombang baru, industri Seiring waktu,. saya pikir suara telah berkembang untuk memasukkan lebih banyak musik genre, dan dicampur mereka dengan cara yang lebih menarik dan menantang. "

Memiliki setengah Jepang Anda memberikan kontribusi untuk musik Anda?

"Aku setengah Jepang Hal ini dapat halus dan kompleks, cara saya memainkan etnis ke dalam cara saya membuat musik, menciptakan seni, dan berinteraksi dengan orang lain dalam proses.."
Buka di sini untuk membaca seluruh artikel

Sepertinya Mike pada titik ini masih ragu-ragu untuk memberikan rincian tentang album berikutnya Linkin Park. Chester di sisi lain telah mengatakan di masa lalu bahwa dia akan "terkejut" jika album berikutnya tidak keluar pada tahun 2012 .. Namun, dengan Mike tidak menunjukkan keyakinan yang sama tidak mungkin pada saat ini untuk mengatakan ketika fans akan mendapatkan musik baru dari Linkin Park. Dengan mengatakan bahwa, kita tahu bahwa band tersebut telah menghabiskan waktu rekaman musik yang cukup baru dan bahwa Rick Rubin memproduksi album berikutnya.

Seperti Linkin Park wraps up tur mereka untuk tahun ini dan kepala kembali ke studio, pastikan untuk tetap disetel ke Linkin Park Asosiasi untuk semua berita terbaru mengenai album mendatang band dan semua hal lainnya Linkin Park!
Read more »

Sekali lagi, Linkin Park telah dinominasikan untuk Penghargaan EMA. Tahun ini mereka melakukannya di bawah kategori 'Best Rock' dan 'Tahap Best World'

Mulai mendapatkan dipompa-the-EMAS MTV datang ke Belfast! Pada Minggu, November 6, musik internasional kami spektakuler akan disiarkan langsung dari Arena Odyssey di Belfast, Irlandia Utara, ke negara-negara di seluruh dunia. Seniman dari seluruh dunia akan dihormati di acara besar. Plus, periksa pertunjukan live yang mengagumkan oleh tindakan blockbuster, dan mencari tahu apa kejutan liar tuan rumah kami dan presenter ada di toko. Ketika kami menghitung mundur ke ekstravaganza EMAS, terus memeriksa kembali di sini untuk buzz terbaru dari Belfast!

Anda dapat mendaftar suara Anda dengan mengikuti link di bawah ini:

http://tv.mtvema.com/vote

Dalam kategori Best Rock kompetisi Linkin wajah Taman keras dari orang-orang seperti Coldplay, Foo Fighters, Kings of Leon dan Peppers Red Hot Chilli.

Sementara di Panggung Dunia Terbaik mereka memiliki band-band seperti Arcade Fire, Black Eyed Peas, Uang Kotor Diddy, Enrique Iglesias, Kings of Leon, My Chemical Romance, Ozzy Osbourne, Snoop Dog dan Tiga puluh Seconds To Mars, untuk perusahaan.

Bagaimana Linkin Park adil? Udara pikiran dan pendapat pada papan kami ...
Read more »

Linkin Park in Singapore full show

DustFromSky telah upload seluruh Linkin Taman konser di Singapura woo! hoo! (busur dengan cowok), menonton di bawah ini, konser dimulai sekitar pukul 08:20 tanda menit. Ahh .. sehingga baik untuk menghidupkan kembali malam ini luar biasa dan mengagumkan. 50.000 orang di Padang malam itu! Touring dapat melelahkan untuk band-band kadang begitu Terima kasih Linkin Park untuk datang ke pantai kami lagi dan lagi, kita benar-benar diberkati.



By: LP times
Read more »

Jumat, 07 Oktober 2011

Chester Bennington Dioperasi, Konser Linkin Park Batal

Seharusnya, Linkin Park dijadwalkan menutup tur panjang 'A Thousand Suns' di Florida tanggal 16 Oktober nanti. Sayangnya, kondisi kesehatan Chester Bennington sepertinya tak memungkinkan. Terpaksa para fans yang sudah berharap melihat Chester dan kawan-kawan harus sedikit kecewa.

Seperti diberitakan Contact Music, Chester Bennington harus menjalani operasi bahu dan tak mungkin ia bisa tampil di DeLuna Fest di Florida, 16 Oktober nanti. Ini bukan kejadian mendadak. Chester Bennington sebenarnya sudah menahan sakit cukup lama. Chester sempat menunda perawatan karena turnya di Asia yang belum tuntas. Kini sepertinya dokter sudah tak mau memberi kelonggaran lagi pada vokalis bersuara lantang ini.

"Sebenarnya kami sangat ingin tampil di jadwal terakhir kami bersama para fans di Florida namun Chester sudah diminta dokter untuk segera menjalani operasi bahu sebagai akibat dari luka yang ia derita selama tur kami di Asia beberapa waktu yang lalu," tulis band ini di situs resmi mereka.

Sejak awal September lalu Chester Bennington, Mike Shinoda, Brad Delson, Dave Farrell, Joe Hahn, dan Rob Bourdon memang berada di Asia dalam rangkaian tur 'A Thousand Suns' mereka. Setelah Hong Kong, Korea, Jepang, dan Taiwan, Linkin Park sempat berkunjung ke Indonesia sebelum akhirnya terbang ke Thailand dan Singapura.(kpl/DNI)
Read more »

September, Linkin Park Guncang Stadion GBK

VIVAnews – Kabar gembira bagi Linkin Park Underground (sebutan untuk penggemar Linkin Park). Band beraliran metal dan rock alternatif ini akan menggebrak Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 21 September 2011. Kabar gembira ini terungkap dalam akun resmi Linkin Park di situs mikro blogging Twitter.

“Jakarta, Indonesia. We're coming. September 21. Stadion Utama GBK. See you soon,” tulis Linkin Park.

Konser yang bertemakan 'A Thousand Suns World Tour' ini bertujuan mempromosikan album terbaru Linkin Park yang baru dirilis 2010 tahun lalu. Dikutip dari situs Big Daddy (promotor konser Linkin Park), penjualan tiket konser Linkin Park akan dibuka Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu 18 Juni 2011, pukul 12.00 WIB.

Harga tiket untuk konser kali ini dibandrol mulai dari Rp550 ribu untuk sides section, Rp750 ribu untuk mid section, Rp1 juta untuk kelas green, Rp1,2 juta untuk festival, Rp1,9 juta untuk kelas blue, dan Rp2,5 juta untuk kelas yellow.

Linkin Park pertama kali manggung di Jakarta di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol, pada 13 Juni 2004. Saat itu mereka menggandeng Nepathya sebagai promotor. (umi)
Read more »

Senin, 09 Mei 2011

Sejarah Linkin Park

Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Aguora Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, 0818, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama "Linkin Park" sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.

Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk menjari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)� saat itu menggunakan nama Hybrid Theory � untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias "Phoenix" juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personil lainnya � Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon � selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.

Linkin Park telah merilis 3 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, dan Minutes to Midnight. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam mempopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I've Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.

Awal mula

Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personilnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, manahaernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor)

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web http://www.linkinpark.com/ LinkinPark

Hybrid Theory

Linkin Park meluncurkan album pertamanya, Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15 juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan 2 lagu baru High Voltage (Reprise) dan My December (lagu).

Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.

Meteora

Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora. Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani. Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi. Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from You, dan Breaking the Habit.

Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.

Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.

Proyek Sampingan

Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".

Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise.

Pada 13 Oktober 2009, Dead By Sunrise meluncurkan album perdananya, yang berjudul Out Of Ashes. Namun sebelum mereka meluncurkan album, mereka terlebih dahulu merilis sebuah singel, yaitu Crawl Back In.

Linkin Park dan Artifical Life Inc. juga rencananya akan merilis game untuk iPhone dan iPod Touch, Linkin Park: 8-Bit Rebellion, pada Januari 2010.

Minutes to Midnight

Pada tahun 2006, mereka mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei 2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam) karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat tengah malam.

Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park merilis singel "Shadow of the Day". Lalu disusul dengan Given Up (Maret 2008), dan singel terakhir dari "Minutes To Midnight", Leave Out All The Rest (Juli 2008).

Lagu "No Roads Left" bisa didapatkan melalui pemesanan lewat iTunes. Sementara lagu "Qwerty" bisa didapatkan di EP berjudul Linkin Park Underground v6.0.

Mereka juga merilis lagu "New Divide" yang dipakai untuk soundtrack film terbaru Transformers yaitu Transformers: Revenge of the Fallen.Lagu ini juga sudah mencapai posisi 6 di Amerika Serikat, di Inggris mencapai posisi 20, dan mendapat penghargaan dalam kategori "Best Scream Song of the Year" di Spike TV.

Album Studio Keempat

Belakangan ini banyak yang berkata bahwa Linkin Park telah "mati". Padahal tidak. Mereka bahkan sedang bekerja pada album studio keempat mereka. Lagi-lagi Rick Rubin yang menjadi produsernya. Sampai pada Bulan November 2009, mereka sedang fokus pada 5 lagu, setelah sebelumnya terdapat 60 lagu demo, kemudian disaring menjadi 20. Durasinya pun akan lebih panjang dari lagu-lagu Linkin Park lain pada umumnya (sekitar 4-5 menit). Dan, untuk ke depannya, setelah album keempat dirilis, Linkin Park berjanji akan berusaha mengeluarkan album barunya lebih cepat.
Jenis Musik

Aliran

Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.

Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

Linkin Park Underground

Ini adalah kelompok penggemar Linkin Park yang dibentuk tahun 2001 oleh Linkin Park dan Jessica Sklar. Jika bergabung dengan LPU (singkatannya) maka bisa memperoleh merchandise khusus untuk anggota LPU. Seperti kaus, asbak, buku, ringtone ekslusif, lagu ekslusif, video eksklusif, dan album LPU setiap tahunnya. Sejauh ini album LP Underground v9.0 merupakan terobosan terbaik, karena di dalam album itu seluruh lagunya adalah lagu-lagu demo yang belum pernah dirilis oleh Linkin Park sebelumnya. Ditambah lagi ada lagu demo Across The Line, sebuah lagu yang paling banyak dibicarakan pada forum Linkin Park sejak DVD Making of Minutes to Midnight dirilis. Lagu ini sebelumnya memiliki judul Japan.

Anggota Sekarang

1. Chester Bennington � vokal
2. Rob Bourdon � drum
3. Brad Delson � gitar
4. Dave "Phoenix" Farrell � bass
5. Joseph Hahn � turntable, sampling
6. Mike Shinoda � backing vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Mantan Anggota

1. Mark Wakefield � Vokal
2. Scott Koziol � Bass (Stand-in)
3. Kyle Christener � Bass (Stand-in)

Album Studio

1. Hybrid Theory - 24 Oktober 2000
2. Meteora - 25 Maret 2003
3. Minutes to Midnight - 15 Mei 2007
4. Songs From The Underground EP - 27 November 2008
5. A Thousand Suns - 14 September 2010


Album Konser

1. Live In Texas - 18 November 2003
2. Road to Revolution: Live at Milton Keynes - 24 November 2008
3. Live From SoHo (iTunes Exclusive EP) (2008)

Album Singel

1. One Step Closer (2001)
2. Crawling (2001)
3. Papercut (2001)
4. In The End, Pt.1 (2001)
5. In The End, Pt.2 (2001)
6. In The End EP (2002)
7. Pts.of.Athrty (2002)
8. Somewhere I Belong (2003)
9. Faint (2003)
10. Numb, Pt.1(2003)
11. Numb, Pt.2 (2003)
12. From The Inside (2004)
13. Breaking The Habit (2004)
14. MTV Ultimate Mash-Ups Presents: Collision Course - Numb/Encore - Exlusive (2004)
15. Numb/Encore (2004)
16. What I've Done (2007)
17. Bleed It Out (2007)
18. Shadow Of The Day (2007)
19. Given Up (2008)
20. Leave Out All The Rest (2008)
21. New Divide (2009)
22. The Catalyst (2010)

Album Demo

1. Hybrid Theory 8 Track Demo (1999)
2. Hybrid Theory 2 Track Demo (1999)
3. Hybrid Theory 9 Track Demo (1999)
4. Raw Power (2000)
5. The Wicked World Of Warner Bros./Reprise: Ozzfest Sampler 2000 (2000)
6. Hybrid Theory Sampler Tape (2000)
7. Linkin Park Sampler Tape (2000)

Album Remix

1. Reanimation - 30 Juli 2002
2. Collision Course - 30 November 2004

Beberapa band yang berhubungan dengan Linkin Park

1. Fort Minor - Proyek sampingan Mike Shinoda
2. Dead By Sunrise - Proyek sampingan Chester Bennington
3. Hybrid Theory - Nama lama Linkin Park
4. Xero - Nama lama Linkin Park
5. Tasty Snax - Band lama Dave "Phoenix" Farrell
6. Grey Daze - Band lama Chester Bennington
7. Black Mask- Band Lama Rizky Toluhula Dan Mike Shinoda
8. Julien-K - Band yang bekerjasama dengan Chester Bennington di side-project mereka, Dead By Sunrise
Read more »

 
Powered by Blogger